Berita

BNN bersama Polda Sumut menunjukkan barang bukti narkotika seberat 1,7 ton serta menghadirkan para tersangka dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mako Polda Sumut, Medan, Jumat 26 September 2025. (Foto: Istimewa)

Presisi

BNN dan Polda Sumut Tetapkan 6.004 Orang jadi Tersangka Narkoba

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 02:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil mengungkap 4.749 kasus narkotika di wilayah Sumatera Utara dan Aceh sepanjang 1 Januari hingga 25 September 2025. 

Dari kasus tersebut, sebanyak 6.004 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti 1,7 ton narkotika berbagai jenis.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan, salah satu pengungkapan terbesar dilakukan pada Minggu 21 September 2025, yakni 1,4 ton sabu, ekstasi, kokain, dan ganja. Penangkapan ini disebutnya sebagai hasil operasi gabungan BNN, Polri, TNI, dan instansi terkait.


“Keberhasilan ini juga berkat peran masyarakat yang memberi laporan, sehingga petugas bisa membongkar jaringan peredaran narkoba berskala besar,” kata Suyudi dalam konferensi pers di Mako Polda Sumut, Jumat 26 September 2025.

Ia menekankan sinergi antara BNN dan Polri akan terus diperkuat, terutama untuk menekan masuknya narkoba dari jalur perbatasan hingga distribusinya di dalam negeri. 

"Setiap gram yang berhasil disita berarti ada nyawa dan masa depan anak bangsa yang terselamatkan,” kata Suyudi dikutip dari RMOLSumut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya