Berita

BBPP Batu bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 AT Polri dan Kementan menutup kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal dan Pengolahan Susu pada Jumat 26 September 2025. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Mantan Napiter Dibekali Pelatihan Sembelih Halal dan Olah Susu

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 02:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri dan Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal dan Pengolahan Susu pada 24-26 September 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan, termasuk sejumlah mantan napi terorisme (napiter) dan mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI).

Selama pelatihan, mereka mendapat pembekalan teori dan praktik penyembelihan halal, pengolahan susu, serta kunjungan ke UMKM binaan BBPP Batu.


"Jika dulu Densus 88 fokus mengejar dan menindak, kini kami juga hadir dalam pembinaan," kata Kedensus 88 Irjen Sentot Prasetyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu 28 September 2025.

Sementara itu, Direktur Ubaya Training Center Prof. Joniarto Parung menyampaikan materi mengenai pentingnya rantai pasok dalam menjaga ketersediaan, keamanan, dan harga produk peternakan yang terjangkau.

Joniarton menekankan perlunya penguatan koperasi, penggunaan transportasi berpendingin, dan kolaborasi antar-pihak untuk membangun rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan.

Sedangkan, dalam laporannya, Kepala BBPP Batu Roby Darmawan menyampaikan bahwa peserta pelatihan tidak hanya dibekali teori, namun juga praktik penyembelihan kambing, unggas, hingga teknik pengolahan susu menjadi produk turunan seperti yoghurt, es lilin yoghurt, dan burger susu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya