Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Ikhsan Katonde:

Gibran Ngaku Tak Tamat Insearch Sydney

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 00:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polemik seputar riwayat pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menemui titik terang.

Salah satunya soal data resmi KPU yang digunakan Gibran saat pendaftaran Pilpres 2024. Disebutkan, Gibran tercatat menempuh studi di UTS Insearch, Sydney, Australia, selama periode tiga tahun, dari 2004 hingga 2007.

Namun data KPU tersebut berbeda dengan pengakuan Ikhsan Katonde, seorang WNI yang telah 37 tahun menetap di Australia.


Ikhsan mengaku pernah mendampingi Gibran saat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi kunjungan ke Australia pada 2018. Saat itu, Gibran belum menjabat sebagai pejabat publik.

Pada hari pertama kunjungan di Sydney, Ikhsan menemani Gibran yang didampingi istrinya, Selvi Ananda dan putra sulungnya, Jan Ethes berjalan-jalan ke tempat-tempat wisata.

Saat itu, Ikhsan sempat berbincang dengan Gibran, meskipun komunikasi berlangsung terbatas.

"Tapi beliau ini kalau tidak ditanya, tidak akan jawab apa-apa dan tidak akan ngomong apa-apa ya. Jadi sangat limited informasi yang saya dapat dari dia," kata Ikhsan dalam tayangan kanal YouTube Hersubeno Point, dilihat Minggu 28 September 2025.

Gibran juga meminta untuk diajak melihat kembali tempat belajarnya dulu, yaitu Insearch Language Centre Sydney,  lembaga persiapan untuk mahasiswa asing sebelum melanjutkan kuliah di University of Technology Sydney (UTS). Berdasarkan penuturan Ikhsan, Gibran tidak menyelesaikan pendidikan di sana karena sudah lebih dulu kembali ke Indonesia.

"Gibran bilang sama saya waktu itu, dia sebentar (di Insearch Language Centre Sydney), enggak cukup, enggak selesai karena dia sudah pulang duluan ke Indonesia," kata Ikhsan.





Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya