Berita

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting. (Foto: YouTube Kompas TV)

Politik

Selamat Ginting:

Jokowi Abaikan Koalisi Partai Pendukung Prabowo

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 03:03 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yang terdiri dari banyak partai seakan terabaikan dengan adanya instruksi Presiden ke-7 RI Joko Widodo kepada relawan untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dua periode.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting dalam acara ‘Bola Liar’ yang dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat malam, 26 September 2025. 

“(Instruksi) ini Artinya Jokowi berpotensi memotong jalur partai-partai koalisi. Menurut saya agak kurang etis ketika dia memotong jalur mengabaikan koalisi partai yang sudah ada,” ucap Selamat.


KIM Plus terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, PKB, Demokrat ditambah PKS dan Nasdem (partai parlemen). Sedangkan partai non parlemen terdiri dari PPP, PSI, Garuda dan Prima.

Lanjut Selamat, Jokowi sama sekali tidak memperhitungkan dukungan partai-partai terutama yang berada di parlemen dan tidak menutup kemungkinan PDIP juga akan dilibatkan. 

“Karena belum tentu 80 persen dukungan di parlemen (setuju Gibran jadi cawapres kembali di 2029), nah itu juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Menurut dia, kursi cawapres Prabowo pada 2029 sangat strategis dan bakal diperebutkan banyak pihak. 

Cara berpikirnya kira-kira begini, siapa yang akan menjadi wakil presidennya Prabowo ke depan, itu sama saja mendapatkan karpet merah untuk bisa menjadi presiden berikutnya,” pungkas Selamat.
 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya