Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Janji Tak Akan Izinkan Israel Caplok Tepi Barat

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 15:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengizinkan Israel menganeksasi Tepi Barat, meski mendapat dorongan dari sejumlah politisi sayap kanan Israel. 

“Saya tidak akan mengizinkan Israel untuk menganeksasi Tepi Barat. Tidak, saya tidak akan mengizinkannya. Itu tidak akan terjadi,” kata Trump di Oval Office, seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 26 September 2025.

Trump menambahkan bahwa sudah saatnya konflik Israel dan Palestina yang telah berlangsung lama segera dihentikan. 


“Sudah cukup. Saatnya berhenti sekarang,” ujarnya. 

Pernyataan itu muncul ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di New York untuk menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB.

Langkah Trump disampaikan di tengah meningkatnya tekanan internasional. Beberapa negara seperti Prancis, Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal baru-baru ini mengakui negara Palestina sebagai upaya menjaga peluang solusi dua negara. 

Israel mengecam keputusan tersebut, sementara Arab Saudi memperingatkan Trump tentang konsekuensi serius dari aneksasi.

Saat ini sekitar 700.000 pemukim Israel tinggal di antara 2,7 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Mayoritas komunitas internasional menganggap permukiman itu ilegal, meski Israel menolak dengan alasan sejarah, agama, dan keamanan.

Sementara itu, situasi di lapangan tetap genting. Pasukan Israel memperluas operasi militer di Kota Gaza dan serangan udara terbaru menewaskan sedikitnya 19 orang. 

Otoritas kesehatan Palestina menyebut perang telah merenggut lebih dari 65.000 nyawa dan menyebabkan sebagian wilayah mengalami kelaparan, membuat tekanan internasional terhadap Israel semakin besar.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Kultus “Benda-benda Suci” di Eropa Abad Pertengahan

Minggu, 15 Maret 2026 | 06:16

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:59

Roy Suryo Cs Dilarang Ladeni Rismon Beradu Argumentasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:32

Abdul Malik bin Marwan, Revolusi Birokrasi yang Mengubah Sejarah Islam

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:23

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Trump Berbaju Fir’aun

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:31

Enam Bulan Purbaya, Rupiah Melemah tiap Bulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:08

Pendekatan Teman Sebaya Efektif Cegah Bullying di Sekolah

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:02

Rismon Menelan seluruh Omongannya Tanpa Ada Terkecuali

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:21

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Selengkapnya