Berita

Ilustrasi Rupiah. (Foto: Antara)

Bisnis

Rupiah Terperosok ke Rp16.775 per Dolar AS, Gubernur BI Buka Suara

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah kembali tertekan pada awal perdagangan Jumat 26 September 2025. Rupiah dibuka melemah 26 poin atau 0,15 persen ke level Rp16.775 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data Bloomberg, hingga pukul 09.50 WIB Rupiah kian terperosok 29,5 poin atau minus 0,18 persen.

Menanggapi pelemahan tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan komitmen otoritas moneter untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan eksternal.


“Bank Indonesia menggunakan seluruh instrumen yang ada secara bold, baik di pasar domestik melalui instrumen spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder, maupun di pasar luar negeri di Asia, Eropa, dan Amerika secara terus-menerus, melalui intervensi NDF,” kata Perry dalam keterangan resmi.

Ia meyakini langkah-langkah tersebut mampu menahan gejolak nilai tukar dan mengembalikannya sesuai fundamental.

Lebih lanjut, Perry juga mengajak seluruh pelaku pasar untuk bersama-sama menciptakan iklim pasar keuangan yang kondusif, agar stabilitas nilai tukar Rupiah dapat terjaga dengan baik.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya