Berita

Bimtek bagi penyuluh pendamping Brigade Pangan (BP) dan koordinator Penyuluh Pertanian kecamatan. (Foto: Dokumentasi Kementan)

Nusantara

Bimtek Pengawalan BP

Kementan Dongkrak Kapasitas Penyuluh Menuju Swasembada Pangan

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 06:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Pusat Penyuluhan Pertanian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penyuluh pendamping Brigade Pangan (BP) dan koordinator Penyuluh Pertanian kecamatan dalam melaksanakan pengawalan dan Pendampingan Program BP.

"BP adalah salah satu kunci dalam regenerasi sekaligus ujung tombak dalam mewujudkan ketahanan pangan," kata Kepala Badan PPSDMP Idha Widi Arsanti melalui keterangan elektronik di Jakarta, Jumat 26 September 2025. 

Sementara, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, I Gusti Made Ngurah Kuswandana menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak terlepas dari peran bersama kususnya BP dan penyuluh pertanian. 


Bimtek ini menghadirkan narasumber utama  yaitu Ketua Kelompok Substansi Standarisasi dan Sertifikasi Pelatihan Pusat Pelatihan Pertanian, Eka Haris Suparman, Penyuluh Pertanian Utama, Dedy Nursyamsi dan PT Arkatama Solusindo, Naseh. 

Pada kesempatan tersebut Dedi Nursamsi menegaskan, pengawalan dan pendampingan insentif oleh penyuluh menjadi kunci dalam mewujudkan BP  yang mandiri, moderen, berkelanjutan, dan profitable. 

Dedi juga menyampaikan bahwa mulai 1 Januari seluruh penyuluh pertanian resmi menjadi pegawai pusat sehingga program nasional, termasuk BP dapat berjalan lebih terintegrasi.

"Kita harus mengoptimalkan fungsi penyuluhan untuk membangun ekosistem agribisnis yang kuat melalui kolaborasi multi-stakeholder, dari pemerintah, dunia usaha, hingga lembaga keuangan," kata Dedi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya