Berita

Rapat dengar pendapat umum Komisi VI DPR RI bersama akademisi bahas perubahan ke-4 UU BUMN. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Guru Besar Diajak Kembalikan Marwah BUMN sebagai Agen Pembangunan

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 02:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi VI DPR meminta guru besar bidang BUMN agar membuat formulasi baru untuk mengembalikan marwah perusahaan pelat merah sesuai tujuan awalnya sebagai agen pembangunan bangsa.

Hal itu diungkap Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi dalam rapat dengar pendapat umum dengan sejumlah guru besar fakultas hukum terkait revisi UU BUMN.

"Saya mohon petunjuk dari Bu Profesor, Bapak Profesor, dan Bapak Gede ini gimana caranya BUMN sesuai tujuan awal," kata Khilmi di Komplek DPR Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 25 September 2025.


Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini menyoroti banyaknya perusahaan turunan BUMN yang justru merugikan keuangan negara.

Menurutnya, pembentukan anak dan cucu usaha BUMN seharusnya bertujuan sebagai penunjang kinerja, namun fungsi itu tidak berjalan.

"Jadi dengan jalannya waktu ini banyak cucu, cicit ini yang merugi," kata Khilmi.

Ia menambahkan, sejumlah anak cucu perusahaan pelat merah tidak pernah mencari keuntungan lantaran para entitas usahanya hanya menyalurkan gaji kepada karyawannya tanpa peduli pada kerugian.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya