Berita

Gedung Danantara (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Danantara Respons Kritikan Merger Pelita-Garuda

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Danantara Indonesia memastikan rencana merger PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) dengan Pelita Air akan terus berjalan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyatakan bahwa peleburan maskapai pelat merah harus terjadi,  meskipun ada kritikan dan  penolakan. Ia menegaskan,  rencana merger itu sesuai dengan peta jalan atau roadmap pengembangan BUMN ke depan.

“Memang di dalam roadmap BUMN ke depan, kami tidak mau lagi banyak perusahaan yang tersebar-sebar di dalam satu industri,” jelas Dony di Jakarta, dikutip Kamis 25 September 2025..


Dalam 22 program kerja hingga akhir tahun ini, Danantara akan merestrukturisasi empat sektor utama BUMN yang mencakup bisnis maskapai penerbangan, infrastruktur manufaktur baja, proyek kereta api cepat dan asuransi. 

Dony menambahkan, pro dan kontra terhadap suatu kebijakan merupakan hal yang wajar. Namun, kritik tersebut dapat dijadikan sebagai persiapan yang lebih baik lagi di dalam proses penyempurnaan dan penyehatan BUMN 

Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam menolak dengan tegas peleburan antara Pelita Air dan Garuda (GIAA) karena akan  berdampak pada kinerja operasional maupun keuangan Pelita Air yang menurutnya dalam kondisi sehat dan baik. 

Senada, anggota Komisi VI DPR lainnya, Kawendra Lukistian,  mengatakan ia tidak ingin kinerja Pelita jadi tergerus setelah merger.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya