Berita

Sembilan pengurus partai politik (parpol) non parlemen hadir di kediaman Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu 24 September 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Sekber Kedaulatan Suara Rakyat Terbentuk

Hanura dan Partai Non Parlemen Tatap Pemilu 2029

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 02:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk menyongsong Pemilu 2029 yang berisi 12 partai non parlemen resmi dibentuk pada Rabu malam, 24 September 2025.

Belasan partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang, Partai Buruh, Perindo, PKN, Partai Prima, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Berkarya, dan Partai Umat, Partai Garuda, Gelora, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Sembilan partai hadir, yang lain nanti mau nyusul silakan," kata Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) di kediaman pribadinya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.


Adapun pembentukan Sekber ini berangkat dari kontestasi Pemilu 2024 silam, di mana OSO mengklaim ada 17 juta lebih suara rakyat hilang dan tidak terwakili di DPR.

"Sayang ini suara hilang milik rakyat. Di sini tercatat 17.304.303 suara rakyat hilang atau tidak terwakili di DPR," kata OSO.

OSO mengatakan, suara rakyat tersebut hilang karena parliamentary threshold yang bukan sekadar statistik elektoral, namun sudah mengarah ke kejahatan representasi serta pelanggaran atas asas kedaulatan rakyat dan penyimpangan terhadap teori prinsip demokrasi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya