Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Ingatkan Jokowi, Hasto: Bicara Nasib Petani Lebih Prioritas

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 18:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Instruksi Presiden ke-7 Joko Widodo kepada relawannya untuk mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dua periode, terus menuai spekulasi politik. 

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa partainya tidak mau terjebak dengan narasi yang dibangun Jokowi.

Dia justru mengingatkan Jokowi, bahwa saat ini pembahasan lebih memprioritaskan nasib para petani, nelayan, hingga buruh.  


“Kita berbicara masalah rakyat saja, bicara masalah petani, bicara masalah nelayan, buruh, fokus prioritas utama bagi PDI Perjuangan,” tegas Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, pada Rabu 24 September 2025. 

Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa memperjuangkan nasib para petani, nelayan, hingga buruh merupakan bagian dari skala prioritas partai banteng. 

“Tanggapan-tanggapan dalam upaya memperkuat akar rumput itu skala prioritas dari partai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan relawannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

Perintah Jokowi sekaligus membenarkan pernyataan Ketua Umum Relawan Bara Jokowi Presiden (Bara JP) Willem Frans Ansanay.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode," kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Jumat 19 September 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya