Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Percaya PBB Mesti Diperkuat Demi Perdamaian Dunia

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat PBB sebagai organisasi internasional yang memegang peranan vital dalam menjaga perdamaian dunia. 

Hal itu disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, di lantai 27 Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada Senin waktu setempat, 22 September 2025. 

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden Prabowo, mengungkapkan bahwa Indonesia menekankan komitmen pada solusi damai yang adil dan berkelanjutan.


Dikatakan Sugiono, Presiden juga  meyakini bahwa PBB adalah lembaga yang harus diperkuat guna menopang terciptanya perdamaian dunia.

“Beliau (Presiden Prabowo) menyampaikan bahwa Indonesia tetap ada komitmennya untuk mendukung sistem neutral dan tetap percaya bahwa PBB merupakan sebuah organisasi yang harus diperkuat dalam rangka menjaga kedamaian di atas dunia” kata Sugiono.

Menurutnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peran PBB perlu ditopang dengan dukungan konkret dari negara-negara anggotanya. 

“Oleh karena itu, Bapak Presiden juga menyampaikan ulang komitmen Indonesia untuk tetap mendukung upaya-upaya perkuatan PBB,” lanjut Sugiono.

Selain itu, Indonesia juga memberikan dukungan penuh terhadap misi PBB dalam menyelesaikan konflik yang masih berlangsung, termasuk di Gaza. 

“Kaitannya dengan situasi yang ada di Gaza jika perdamaian dan kecepatan sejahtera tercapai, Indonesia menyampaikan berhendak dan dukungannya dalam rangka menjalankan pasukan perdamaian di sana,” jelas Sugiono.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya