Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di KTT Two State Solution PBB pada Senin waktu setempat, 22 September 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Dukungan Prabowo untuk Palestina Bagian Amanat Konstitusi

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan momentum penting bagi diplomasi Indonesia untuk mempertegas posisi sebagai pemimpin Global South sekaligus menggaungkan kembali isu Palestina di forum internasional.

“PKS mendukung dan mengapresiasi penuh pidato Presiden Prabowo yang menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan agenda keadilan global, memperjuangkan Kemerdekaan Palestina,” ujar Ketua DPP PKS Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri, Syahrul Aidi Maazat, lewat keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 23 September 2025.

Syahrul menegaskan sikap Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina bukanlah sekadar pilihan politik luar negeri, melainkan amanat konstitusi dan warisan sejarah panjang bangsa Indonesia.


Sejak awal kemerdekaan, Indonesia telah konsisten menyuarakan dukungan terhadap Palestina, bahkan menjadi salah satu negara yang tidak pernah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Pidato Presiden Prabowo di PBB yang mengangkat isu Palestina menjadi pengingat bagi dunia internasional, bahwa perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka belum selesai dan tidak boleh dilupakan,” imbuhnya.

Syahrul juga menilai, keberanian Indonesia mengangkat isu Palestina akan memperkuat peran sebagai pemimpin Global South yang selama ini menjadi suara negara-negara berkembang.

Selain itu, peran aktif Indonesia dalam isu Palestina juga akan memperkuat posisi dalam mendorong reformasi tata kelola internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, yang dinilai belum adil dan seringkali gagal menghadirkan solusi bagi konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

“Ini soal hak asasi manusia, soal keadilan, dan soal martabat bangsa. Kita berharap dunia tidak lagi memandang Palestina hanya sebagai konflik politik semata, tetapi sebagai perjuangan kemerdekaan yang sah dan harus diwujudkan,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya