Berita

Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa, Maroš Šef?ovi?. (Foto: Tangkapan layar YouTube Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Perdagangan Barang Capai Rp530 Triliun, IEU-CEPA Bisa Buka Pasar Lebih Besar

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perjanjian IEU-CEPA akan membuka potensi perdagangan besar antara Indonesia dan Uni Eropa.

Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa, Maros Sefcovic mengatakan ekspor Uni Eropa ke Indonesia mencapai hampir 9,7 miliar Euro pada 2024.

"Pada tahun 2024, ekspor kita ke Indonesia mencapai hampir 9,7 miliar Euro, mendukung lebih dari 15.000 UKM Eropa dan sekitar 200 ribu lapangan kerja di seluruh Eropa," kata Maros usai penandatangan penyelesaian susbtansial IEU CEPA, di Bali,pada Selasa, 23 September 2025. 


Secara keseluruhan, perdagangan barang kedua pihak, kata Maros menembus 27 miliar Euro (Rp530 triliun), dengan Indonesia masih mempertahankan surplus. Sementara perdagangan jasa Uni Eropa ke Indonesia menambah hampir 9 miliar Euro.

Menurutnya, perjanjian IEU-CEPA ini dapat membuka potensi besar yang belum dimanfaatkan dan memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak.

“Dengan menghapuskan lebih dari 98 persen tarif, perjanjian ini akan mendorong pertumbuhan di berbagai sektor utama, mulai dari industri minyak sawit, tekstil, dan alas kaki Indonesia hingga sektor agri-pangan dan otomotif Uni Eropa," sambungnya.

"Perjanjian ini juga melindungi sejumlah besar indikasi geografis Eropa dan Indonesia, melindungi produk-produk unik dan warisannya,” tambahnya.

Ia juga menyinggung besarnya kepercayaan dunia usaha Eropa terhadap pasar Indonesia. Pada akhir 2023, investasi Eropa di Indonesia telah melampaui 25 miliar Euro. Dengan adanya IEU-CEPA, aliran investasi diyakini akan semakin besar, memperkuat rantai nilai, serta membuka peluang baru bagi inovasi dan pertumbuhan.

Selain itu, IEU-CEPA juga dinilai penting dalam mendukung diversifikasi rantai pasok global, khususnya bahan baku penting di mana Indonesia berperan sebagai pemain utama.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya