Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa, Maroš Šef?ovi?. (Foto: YouTube Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Indonesia-Uni Eropa Sepakati Perundingan IEU-CEPA, Target Berlaku 2027

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 11:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia dan Uni Eropa resmi menandatangani penyelesaian substansial perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) di Bali, pada Selasa, 23 September 2025.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa, Maros Sefcovic.

Maros mengatakan, ini adalah momen penting dalam perdagangan global.  Perundingan ini pertama kali digelar pada Juli 2016 dan telah melalui 19 putaran resmi serta sejumlah pertemuan antar sesi. Mmomen ini menandai berakhirnya hampir satu dekade negosiasi yang alot.
"Masa itu ditandai dengan disrupsi, ketidakpastian, dan perubahan yang cepat. Namun hari ini, dengan menyelesaikan perjanjian ini, Uni Eropa dan Indonesia mengirimkan pesan yang kuat kepada dunia bahwa kita bersatu dalam komitmen kita untuk perdagangan internasional yang terbuka, berbasis aturan, dan saling menguntungkan,” tutur Maros, dalam pernyataannya yang dikutip lewat kanal YouTube, Selasa 22 September 2025. 

"Masa itu ditandai dengan disrupsi, ketidakpastian, dan perubahan yang cepat. Namun hari ini, dengan menyelesaikan perjanjian ini, Uni Eropa dan Indonesia mengirimkan pesan yang kuat kepada dunia bahwa kita bersatu dalam komitmen kita untuk perdagangan internasional yang terbuka, berbasis aturan, dan saling menguntungkan,” tutur Maros, dalam pernyataannya yang dikutip lewat kanal YouTube, Selasa 22 September 2025. 
Senada, Airlangga menyampaikan bahwa kesepakatan IEU-CEPA menjadi tonggak penting dalam membangun fondasi kerja sama ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan. Ia pun menargetkan perjanjian ini dapat berlaku efektif mulai 1 Januari 2027.

"Jadi, ada banyak peluang dan masa depan yang bergantung pada blok perdagangan besar ini. Sambil kita menantikan tahap selanjutnya, yaitu penyempurnaan hukum, penerjemahan, dan ratifikasi, kami menegaskan kembali tekad untuk memberlakukan CEPA ini sesegera mungkin Targetnya adalah 1 Januari 2027," ujarnya. 

Airlangga menegaskan bahwa Indonesia bangga menjadi negara ketiga di ASEAN yang berhasil mencapai perjanjian ini. 
Uni Eropa tercatat sebagai mitra dagang terbesar kelima bagi Indonesia. Nilai perdagangan kedua pihak mencapai 30,1 miliar Dolar AS (Rp500 triliun) pada 2024, dengan surplus bagi Indonesia yang meningkat dari 2,5 miliar Dolar AS pada 2023 menjadi 4,5 miliar Dolar AS pada 2024.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya