Berita

Ilustrasi kantor Nvidia (Foto: AP)

Bisnis

Nvidia Guyur Rp1.628 Triliun ke OpenAI, Saham Langsung Terbang

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Amerika Serikat, Nvidia, berencana berinvestasi hingga 100 miliar Dolar AS atau sekitar Rp1.628 triliun di OpenAI serta memasoknya dengan chip pusat data. 

Investasi ini menjadikan Nvidia tidak hanya pemasok, tetapi juga memiliki kepentingan finansial langsung di perusahaan AI terkemuka tersebut.

"Semuanya dimulai dengan komputasi. Kami akan memanfaatkan apa yang kami bangun bersama Nvidia untuk menciptakan terobosan AI baru sekaligus memberdayakan masyarakat dan bisnis dengan terobosan tersebut dalam skala besar," kata CEO OpenAI, Sam Altman, dikutip dari Reuters, Selasa 23 September 2025. 


Menurut sumber yang mengetahui kesepakatan ini, investasi Nvidia akan dilakukan dalam dua transaksi terpisah namun saling terkait. 

"Nvidia akan mulai berinvestasi di OpenAI untuk saham non-voting setelah kesepakatan difinalisasi, dan OpenAI dapat menggunakan dana tersebut untuk membeli chip Nvidia," ujarnya.

Selain itu, kedua perusahaan telah menandatangani surat perjanjian untuk menggunakan setidaknya 10 gigawatt sistem Nvidia di OpenAI. Jumlah daya sebesar itu setara dengan kebutuhan listrik lebih dari 8 juta rumah tangga di AS.

Pengumuman ini langsung berdampak pada saham Nvidia yang melonjak hingga 4,4 persen ke rekor tertinggi intraday.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya