Berita

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya (tengah) di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 22 September 2025. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

Seluruh Fraksi Sepakat Bentuk Panja RUU Ekstradisi RI-Rusia

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 17:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh fraksi di Komisi XIII menyetujui untuk dilakukan pembahasan lanjutan terkait dengan RUU Ekstradisi RI-Rusia di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 22 September 2025.

Sebanyak 8 fraksi menyetujui dilakukan pembahasan lebih lanjut mengenai  rencana pembahasan RUU pengesahan perjanjian antara RI dengan Federasi Rusia tentang ekstradisi.

“Terima kasih 8 fraksi bersepakat untuk dibahas dalam pembahasan panja, untuk itu selanjutnya kami serahkan untuk pembahasan rapat,” ucap Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya dalam rapat.


Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Federasi Rusia telah menandatangani perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang ekstradisi pada 31 Maret 2023 di Bali, Indonesia. 

“Dengan adanya perjanjian ekstradisi tersebut, hubungan dan kerja sama antara kedua negara dalam bidang penegakan hukum atas dasar prinsip saling menguntungkan diharapkan semakin meningkat. Dengan telah ditandatangani perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang ekstradisi, Pemerintah Republik Indonesia perlu menindaklanjuti pengesahan perjanjian dengan Undang-Undang berdasarkan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang perjanjian internasional,” kata Edward di dalam rapat.

Ia menambahkan, perjanjian ekstradisi tersebut mengatur antara lain kewajiban untuk meng-ekstradisi, kejahatan yang dapat diekstradisi, alasan penolakan ekstradisi, permintaan dan dokumen pendukung serta pengaturan penyerahan. 

“Pengesahan perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang ekstradisi nantinya akan mendukung penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya