Berita

Zulfikar Ahmad. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Kinerja di DPR Tidak Maksimal, Partai Demokrat Diminta Sikapi Kondisi Zulfikar Ahmad

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Demokrat diminta mengambil sikap pada kadernya di DPR dari Dapil Jambi, Zulfikar Ahmad yang dikabarkan kondisi kesehatannya menurun karena sakit, sehingga tidak dapat melakukan tugas sebagai perwakilan rakyat Jambi dengan maksimal. 

Pengamat politik Universitas Jambi, Nasuhaidi menilai dengan disebabkan faktor usia Zulfikar Ahmad serta kondisi kesehatan yang menurun, membuat Zulfikar tidak dapat menjalani tugas dan fungsi sebagai perwakilan rakyat Jambi dengan maksimal lagi sebagaimana mestinya. 

"Kalau fakta sekarang ini dia sakit, tentu untuk menjalankan itu (tugas dan fungsi) sudah terbatas gerak dia. Jadi mungkin sifatnya hanya simbol saja jadi anggota DPR RI dari Dapil Jambi," ujar Nasuhaidi kepada wartawan, Senin 22 September 2025.


Menurutnya, sebagai perwakilan rakyat Jambi di pusat, sudah seharusnya semua anggota DPR, tidak terkecuali Zulfikar Ahmad merespon dengan cepat permasalahan, serta memperjuangkan kepentingan rakyat di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. 

"Mestinya kan sebagai wakil di pusat, apapun persoalan di Jambi terutama anggota DPR RI, aspirasi itu harus diperjuangkan ditingkat pusat," katanya.

Lebih lanjut, kata Nasuhaidi lagi, bukan hanya periode ini, tetapi periode sebelumnya yakni 2019-2024, kinerja Zulfikar Ahmad sebagai perwakilan rakyat Jambi di pusat juga dirasa tidak terlalu maksimal.

Namun demikian, sambungnya, keputusan itu semua tergantung pada kebijakan partai. Karena menurutnya, masyarakat hanya bisa menyampaikan aspirasi, mengenai hasil tindak lanjutnya merupakan hak prerogatif Partai. 

"Jadi lebih kepada partainya, bagaimana partai segera mengambil keputusan atau kebijakan internal lah. Supaya orang yang kita dudukkan betul-betul mewakili jangan jadi simbol saja," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya