Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Almad Grup Dorong Industri Transformasi hingga Globalisasi Ecosystem K11

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perubahan pesat dalam ekonomi global menjadi salah satu dasar pemikiran Adrian Cheng untuk melahirkan Almad Group yang didedikasikan untuk memanfaatkan peluang masa depan di sembilan paradigma transformasi melalui tiga arah.

Berkantor pusat di Hong Kong, Almad Group berusaha menjadi platform global ikonik. Prioritas industri transformatifnya mencakup budaya, hiburan, olahraga, media, perawatan kesehatan, manajemen komersial, dan pariwisata budaya. Industri-industri yang ditargetkan ini memiliki nilai komersial yang kuat dan berpotensi menjadi peluang ekonomi global serta memenuhi kebutuhan pasar Gen Z dan Gen A.

Adrian mengatakan kepada media di Jakarta, dikutip Senin 22 September 2025, ia berambisi untuk berdiri di garis terdepan dalam inovasi keuangan Web3, dengan strategi mengeksplorasi investasi dalam mata uang digital, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dan peluang baru lainnya. 


"Aplikasi yang memanfaatkan teknologi blockchain dan pengalaman digital yang imersif juga akan disasar," katanya. 

Salah satu anggota dari Group Almad, K11 by AC Cultural Ecosystem, tengah berupaya mendefinisikan ulang lanskap budaya modern. Melalui pendekatan unik, merek ini tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga mengelola aset ritel serta distrik seni dan budaya. Ditambah dengan kemampuan Customer Relationship Management (CRM) yang kuat, K11 berhasil menyasar segmen demografis muda dengan daya beli tinggi.

K11 juga memperluas jangkauan melalui bisnis Anime IP bernama Experience 11. Segmen ini tumbuh pesat di Tiongkok Daratan dan mulai merambah ke kawasan Timur Tengah, menunjukkan potensi besar industri kreatif lintas negara.

Segmen Anime dan ACGN (Animasi, Komik, Game, dan Novel) sendiri tengah berkembang cepat. Popularitasnya yang tinggi, khususnya di kalangan Generasi Z dan Generasi Alpha, menjadi peluang emas bagi K11 untuk memperluas pengaruh di pasar hiburan global.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya