Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: BP Haji)

Politik

Pengelolaan Haji Diperkuat Lewat Sinergi Lintas Kementerian

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelayanan haji dan umrah bagi jamaah Indonesia selalu menjadi perhatian serius pemerintah. Dengan jumlah jamaah terbesar di dunia, Indonesia dituntut memiliki sistem pengelolaan yang matang, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan langkah awal yang ia ambil adalah memperkuat koordinasi lintas kementerian. Salah satunya melalui pembahasan dengan Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta.

"Pagi tadi saya berkoordinasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Bapak Anis Matta terkait dengan penguatan Diplomasi Haji dan umrah," katanya lewat akun x miliknya seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 22 September 2025.


Diplomasi ini penting agar Indonesia dapat memperjuangkan kepentingan jamaah secara efektif di Arab Saudi. Selain diplomasi, inovasi juga diperlukan dalam pengelolaan haji.

Salah satu gagasan yang kini dimatangkan adalah pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Ide Presiden Prabowo ini disampaikan dalam pertemuan Dahnil bersama Wakil Menteri Perumahan, Fahri Hamzah.

"Pertemuan juga diikuti oleh Wakil Menteri Perumahan Fahri Hamzah, koordinasi juga terkait dengan rencana kampung Haji Indonesia di Mekkah," sambungnya.

Kampung Haji Indonesia direncanakan menjadi pusat layanan terpadu bagi jamaah, mulai dari akomodasi, konsumsi, kesehatan, hingga fasilitas ibadah. 

Kehadiran kampung ini diharapkan bisa mengurangi berbagai persoalan teknis yang selama ini kerap dihadapi jamaah di Tanah Suci, seperti distribusi makanan dan akses transportasi.

Dengan diplomasi yang kuat dan dukungan infrastruktur di Arab Saudi, pemerintah optimistis pengelolaan haji dan umrah Indonesia akan semakin profesional. Kehadiran Kampung Haji Indonesia nantinya bukan hanya simbol kehadiran negara, tetapi juga wujud nyata pelayanan terbaik untuk jamaah.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya