Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi (Foto: Dokumentasi Okta Kumala Dewi)

Politik

Pidato Prabowo di PBB Perkuat Suara Dunia yang Adil dan Damai

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 11:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI meyakini kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York punya arti penting yang menandai peran aktif Indonesia dalam percaturan global.

“Ini adalah momentum strategies. Kehadiran Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya hadir, tetapi juga memainkan peran nyata sebagai aktor global di tengah berbagai isu strategis dunia,” ujar Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, kepada wartawan di Jakarta, Senin 22 September 2025. 

Pidato Presiden Prabowo di forum internasional tersebut berpotensi menjadi monumental. Menurut Legislator PAN ini, apa yang akan disampaikan bukan sekadar diplomasi biasa, melainkan pesan kuat yang mempertegas posisi Indonesia dalam menyuarakan dunia yang lebih adil, aman, dan damai. 


Okta juga menyoroti padatnya agenda delegasi Indonesia dengan menghadiri sekitar 200 pertemuan bilateral dan multilateral di sela Sidang PBB. Salah satunya diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

“Pertemuan-pertemuan itu akan membuka banyak peluang kerja sama internasional yang dapat memperkuat pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya di bidang ekonomi dan ketahanan pangan,” kata Okta.

Ia optimistis bahwa keaktifan Pemerintahan Presiden Prabowo di forum-forum internasional akan membawa manfaat luas. Manfaatnya tidak hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga kawasan regional, bahkan bagi dunia internasional. 

“Inilah kesempatan bagi Indonesia untuk meneguhkan diri sebagai kekuatan yang berpengaruh, yang membawa suara keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bagi semua,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya