Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat mengikuti Panglima TNI Run 2025 di Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 21 September 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Panglima TNI juga Tidak Nyaman Bunyi Sirine 'Tot Tot Wuk Wuk'

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 21:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Imbauan tidak menggunakan sirine dan strobo sudah disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada Polisi Militer (POM) jauh sebelum gerakan 'Stop Tot Tot Wuk Wuk' viral.

Kepada jajaran, Panglima meminta penggunaan sirine dan strobo dilaksanakan sesuai aturan. Artinya, jika tidak dalam kondisi mendesak, tak perlu menyalakan strobo dan sirine. 

"Saya menyampaikan khususnya POM, menyalakan strobo ada aturannya. Tidak etis juga kalau (lalu lintas) lagi kosong dibunyikan. Tapi (memang) ada aturannya untuk VVIP," kata Panglima TNI di Jakarta, Minggu, 21 September 2025.


Kebiasaan tanpa strobo dan sirine juga sudah ia lakukan bersama pengawalnya. Selain mengganggu pengguna jalan lain, Panglima sendiri juga merasa tidak nyaman.

"Saya kan ingin nyaman juga. Saya jarang pakai strobo, kalau lampu merah, saya berhenti. KSAD dan lainnya berhenti (tidak menerobos menggunakan sirine)," jelas Panglima.

Berkaitan dengan gerakan 'Stop Tot Tot Wuk Wuk' di media sosial, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho juga sudah merespons dengan membekukan sementara penggunaan sirine dan strobo.

"Pengawalan tetap bisa berjalan, hanya saja untuk penggunaan sirine dan strobo sifatnya dievaluasi. Kalau memang tidak prioritas, sebaiknya tidak dibunyikan," kata Irjen Agus.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya