Berita

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama mahasiswa Swiss German University (SGU). (Foto: Humas Swiss German University)

Nusantara

Bupati Tangerang Lepas 30 Mahasiswa Program Beasiswa di SGU

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 21:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 30 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang resmi diterima di Program Studi S1 Digital Communication & Media Swiss German University (SGU).

Adalah Beasiswa Tangerang Gemilang yang merupakan hasil kerja sama antara SGU dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam mencerdaskan generasi muda daerah.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, serta Rektor SGU, Samuel P. Kusumocahyo secara simbolis menyerahkan jaket almamater kepada perwakilan penerima beasiswa, sebagai simbol dukungan dan pendampingan penuh bagi mahasiswa dalam perjalanan akademiknya.


Tak hanya menanggung beasiswa penuh biaya kuliah, program ini juga memberikan dukungan biaya transportasi dan makan siang. Sehingga para mahasiswa dapat fokus belajar dan mengembangkan diri secara maksimal.

“Beasiswa Tangerang Gemilang adalah bukti komitmen kami untuk menyiapkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan," kata Maesyal dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 20 September 2025.

Sejalan dengan itu, SGU juga resmi meluncurkan Program S1 Kelas Nasional Reguler, sebuah inisiatif untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Selain itu, program ini dirancang agar mahasiswa yang ingin membangun karier profesional di tanah air tetap mendapatkan pendidikan setara standar internasional.

Adapun program studi yang ditawarkan meliputi Akuntansi, Bisnis Digital, Komunikasi Digital dan Media, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, serta Teknik Industri.

“Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas tidak lagi terbatas. Harapan kami, para mahasiswa yang belajar di SGU kelak dapat menjadi pemimpin, inovator, dan profesional yang membanggakan Indonesia di kancah global," kata Samuel.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya