Berita

Peninjauan lahan oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, di wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) di bidang tanah seluas 0.75 ha. (Foto: Dokumentasi Otorita IKN)

Nusantara

Basarnas Tandai Komitmen Sistem Tanggap Darurat Nasional di IKN

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 11:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat 19 September 2025. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Basarnas meninjau lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Kantor Pusat Basarnas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Marsekal Madya TNI Syafii merasa bangga bisa hadir di IKN bersama rombongan, dengan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.


"Saya bersyukur dan bangga melihat perkembangan IKN saat ini," ujarnya dalam keterangan tertulis Otorita IKN, Sabtu, 20 September 2025.

Perkembangan pembangunan IKN saat ini menjadi harapan untuk Basarnas yang akan membangun Kantor Pusat di atas lahan seluas 0,75 hektar (ha), dan bersebelahan dengan kompleks perkantoran Yudikatif di KIPP IKN.

"Harapan saya, Basarnas dapat segera hadir dan aktif di IKN. Semoga IKN benar-benar menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di mata dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut menyampaikan apresiasinya atas kunjungan kerja Kepala Basarnas kemarin.

“Terima kasih atas kunjungan Kepala Basarnas ke IKN," ucap sosok yang kerap disapa Pak Bas itu.

Selain meninjau lahan dan berkegiatan penghijauan, rombongan juga mengunjungi sejumlah titik penting di IKN, antara lain Istana Negara dan Taman Kusuma Bangsa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya