Berita

Ilustrasi (Foto: Anadolu Agency)

Bisnis

Pasar Saham Eropa Menutup Pekan di Garis Merah

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Eropa bergerak menurun tipis, menutup pekan yang penuh gejolak. 

Meskipun bank sentral Amerika Serikat (AS) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin untuk pertama kalinya sejak Desember, prospek kebijakan tetap tidak se-dovish yang diharapkan. 

The Fed memberi sinyal penurunan suku bunga berikutnya akan berjalan lebih terukur dan tidak terburu-buru memulai siklus pelonggaran penuh.


Bank sentral Norwegia juga memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pekan ini, sedangkan Bank of England mempertahankan tingkat suku bunga. 

Kekhawatiran mengenai utang pemerintah yang tinggi di sejumlah negara Eropa serta dampak tarif AS masih membuat pergerakan pasar saham terbatas.

Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600, melemah tipis 0,16 persen, pada penutupan perdagangan Jumat 19 September 2025. 

Indeks acuan DAX, Jerman, jatuh 0,15 persen ke 23.639. Sedangkan indeks FTSE Inggris melemah 0,12 persen ke 9.216. 

Indeks CAC Prancis anjlok 0,01 persen ke 7.853.

Sektor perbankan Eropa memimpin penguatan harian dengan kenaikan 1,26 persen setelah rebound dari tekanan yang terjadi awal pekan ini. 

Sedangkan saham sektor pertahanan naik 0,8 persen dan mendekati rekor tertingginya.

Saham sektor energi juga menjadi penekan, turun 0,8 persen seiring penurunan harga minyak akibat kekhawatiran pasokan berlebih.

Saham teknologi Eropa melonjak 4,9 persen.
 
Saham perusahaan logistik Eropa, Maersk dan Hapag-Lloyd, masing-masing turun 5,9 persen dan 4,8 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya