Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bank Mandiri Siap Genjot Kredit ke Sektor Prioritas Usai Disuntik Rp55 Triliun

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 22:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Mandiri menyatakan siap memanfaatkan dana pemerintah sebesar Rp55 triliun yang ditempatkan pemerintah ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, mengatakan tambahan dana ini akan memperkuat likuiditas perseroan serta kapasitas pembiayaan ke sektor-sektor prioritas pemerintah.

“Terutama UMKM dan sektor produktif yang berkontribusi pada peningkatan daya saing ekspor, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi kerakyatan,” kata Rizaldi dalam keterangan resmi di Jakarta, pada Jumat, 19 September 2025z


Ia menegaskan, langkah pemerintah ini sejalan dengan strategi perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan. 

“Ke depan, fokus utama kami menjaga pertumbuhan kredit di atas rata-rata industri dengan kualitas aset dan likuiditas yang optimal,” tegas Rizaldi.

Dengan basis dana murah dan permodalan solid, Bank Mandiri, kata Rizaldi masih memiliki ruang fleksibel untuk menyesuaikan harga maupun alokasi portofolio sesuai dinamika kebijakan fiskal dan profil risiko yang terjaga.

Saat ini, bank pelat merah ini telah menyalurkan pembiayaan Rp960,2 triliun ke sektor riil berorientasi ekspor dan padat karya, atau sekitar 71,88 persen dari total portofolio.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya