Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Lanjutkan Tren Kenaikan

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia menyambut akhir pekan dengan pergerakan variatif, menjelang akhir pekan, Jumat 19 September 2025.

Penguatan ini didorong antara lain karena investor menunggu keputusan Bank of Japan yang dijadwalkan akan menutup rapat kebijakan, hari ini. Keputusan tersebut secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 0,5 persen. 

HSBC memperkirakan BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat Oktober.


Inflasi inti Jepang turun ke level terendah sejak November 2024, yakni 2,7 persen pada Agustus, menandai penurunan selama tiga bulan berturut-turut. 

Inflasi inti - yang mengecualikan harga makanan segar - turun sejalan dengan proyeksi ekonom sebesar 2,7 persen. Inflasi utama juga turun menjadi 2,7 persen, dari 3,1 persen pada Juli, menyentuh level terendah baru sejak November 2024.

Indeks ASX 200, Australia dibuka meningkat 0,77 persen dan berlanjut naik 0,53 persen atau 46,7 poin menjadi 8.791,9. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dan Kosdaq dibuka mendatar. Kospi berlanjut turun 0,38 persen menjadi 3.448,15

Indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 0,67 persen atau 302,35 poin ke 45.605,78.

Indeks Nikkei 225, Jepang melaju ke rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Topix meningkat 0,84 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pelemahan, meski masih berpeluang menguat. 

IHSG mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melemah 0,21 persen menjadi 8.008, meski sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di 8.068. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange anjlok 1,44 persen ke 17,72 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya