Berita

Ilustrasi (Foto RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Intel Melejit, Wall Street Tembus Rekor

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks utama Wall Street ditutup pada rekor tertinggi, sehari setelah bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin.

Kabar ini membuat pasar saham bergairah, ditambah lonjakan besar saham Intel setelah raksasa chip Nvidia mengumumkan akan menanamkan investasi sebesar 5 miliar Dolar AS di perusahaan tersebut.

Dikutip dari The Economic Times, saham Intel terbang 22,8 persen, kenaikan harian terbesar sejak Oktober 1987, sementara pesaingnya AMD justru turun 0,8 persen. 


Nvidia berhasil naik 3,5 persen, pulih dari tekanan sehari sebelumnya akibat kabar perusahaan teknologi China mungkin berhenti membeli chip mereka. 

Kenaikan itu ikut mendorong indeks semikonduktor menguat 3,6 persen, serta mengangkat Nasdaq dan sektor teknologi S&P 500 yang naik lebih dari satu persen. Dari 11 sektor S&P 500, tujuh sektor tercatat positif.

Indeks saham perusahaan kecil, Russell 2000, juga menorehkan rekor penutupan tertinggi sejak November tahun lalu di level 2.466. Saham perusahaan kecil dinilai lebih diuntungkan ketika suku bunga rendah. 

Sehari sebelumnya, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan pelemahan pasar tenaga kerja menjadi perhatian utama, sekaligus memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga bisa berlanjut pada pertemuan kebijakan berikutnya.

Pada penutupan perdagangan Kamis 18 September 2025 waktu setempat, Dow Jones naik 124 poin menjadi 46.142, S&P 500 menguat 31 poin menjadi 6.631, dan Nasdaq melonjak 209 poin menjadi 22.470. Meski begitu, saham sektor kebutuhan pokok dan konsumsi non-pokok justru melemah.

Data terbaru menunjukkan klaim tunjangan pengangguran baru di AS menurun pekan lalu, namun kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan tetap melemah karena permintaan dan pasokan pekerja sama-sama berkurang. 

Harapan pelonggaran kebijakan moneter, ditambah minat kembali pada saham-saham terkait kecerdasan buatan, menjadi bahan bakar utama reli pasar dalam beberapa pekan terakhir. Investor memperkirakan akan ada total pemangkasan sekitar 44 basis poin hingga akhir 2025.

Di antara pergerakan saham lainnya, CrowdStrike melonjak hampir 13 persen setelah beberapa perusahaan sekuritas menaikkan target harga saham tersebut, sementara Darden Restaurants, pemilik jaringan restoran Olive Garden, anjlok 7,7 persen usai melaporkan kinerja kuartalan yang mengecewakan. 

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 19,3 miliar lembar, jauh di atas rata-rata 20 hari terakhir sebesar 16,6 miliar lembar.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya