Berita

Konferensi pers soal orang hilang usai demo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 September 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Dua Orang Hilang Usai Demo Rusuh Ternyata Melancong Ingin Mandiri

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 04:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bima Permana Putra dan Eko Purnomo, dua orang yang dikabarkan hilang usai aksi di Jakarta rupanya memilih kabur ke Malang dan Kalimantan Tengah.

Misi keduanya kabur ke luar Jakarta agar bisa hidup mandiri.

"Dari hasil komunikasi kami dengan saudara Bima, beliau menyampaikan bahwa alasan kepergian meninggalkan rumah, hal tersebut dikarenakan karena beliau ingin hidup mandiri," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 September 2025.


Benar saja, Bima meninggalkan Jakarta pada 1 September 2025 menuju Malang, Jawa Timur. Adapun biaya operasional dengan menjual sepeda motor.

"Dalam perjalanannya saudara Bima sempat menjual kendaraannya di daerah Tegal. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sarana angkutan kereta api menuju Malang," jelas Wira.

Di Malang, Bima berjualan mainan barongsai di salah satu Klenteng wilayah Kotalama, Malang.

Sementara, Eko kabur ke Kalimantan Tengah lalu bergabung dengan kapal penangkap ikan di wilayah tersebut dengan alasan juga ingin hidup secara mandiri.

Seperti diketahui, dalam informasi yang dipublikasikan KontraS, terdapat empat orang pendemo yang hilang, yakni Eko Purnomo, Bima Permana Putra, Reno Syachputra Dewo, dan Muhammad Farhan Hamid. 

Dua di antaranya sudah berhasil ditemukan, sementara dua lainnya yakni Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya