Berita

Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Didukung 33 DPW PPP

Mardiono Siap Maju Caketum PPP dan Langsung Bidik Pemilu 2029

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 04:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyatakan kesiapannya maju kembali sebagai calon ketua umum (Caketum) dalam Muktamar X PPP yang akan digelar pada akhir September 2025.

Dukungan kepada Mardiono datang dari 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP, mulai dari Aceh hingga Papua. Ia mengaku terharu sekaligus bersyukur atas amanah besar yang diberikan para kader daerah tersebut.

“Alhamdulillah, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh ketua wilayah dan para kader di seluruh Indonesia yang telah mempercayai pada saya, meminta pada saya melanjutkan, memimpin kembali untuk periode 2025-2030, ini tentu amanah yang berat memang bagi saya,” ujar Mardiono kepada wartawan di Hotel Sheraton Jakarta, Kamis malam, 18 September 2025. 


Ia menegaskan, perjalanan panjangnya di PPP bukan hal baru. Ia sudah mengabdikan diri selama 28 tahun, dimulai dari ketua DPC transisi, ketua wilayah, hingga kini menjadi Plt Ketua Umum.

PPP sendiri akan menggelar Muktamar X pada 27–29 September 2025. Agenda ini dipercepat dari jadwal semula Desember, mengingat masa khidmat kepengurusan partai berakhir tahun ini.

Utusan Khusus Presiden ini menekankan tantangan terbesar PPP ke depan adalah mengembalikan kejayaan partai agar kembali masuk parlemen setelah gagal lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2024.

“Saya harus berjuang kembali apalagi tentu karena PPP saat ini tidak lolos parliamentary threshold, maka tujuan utama untuk perjuangan ke depan adalah bagaimana PPP nanti di pemilu 2029 itu bisa kembali di parlemen untuk memenuhi parliamentary threshold,” jelasnya.

Meski begitu, mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menegaskan dirinya tetap menyerahkan keputusan akhir pada mekanisme muktamar. 

“Saya sebagai seorang kader kalau masih dibutuhkan untuk melanjutkan perjuangan, ya saya bismillah, tapi andaikata tidak ya alhamdulillah. Jadi, saya akan jalankan tugas-tugas itu secara tulus sebagaimana amanah konstitusi yang diamanatkan kepada saya,” tutupnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya