Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Institut Teknologi Bandung Juara Debat Energi Pertamina Goes to Campus 2025

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) menetapkan empat universitas sebagai pemenang Energy Debate Championship, salah satu ajang kompetisi dalam Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2025. 

Pada Awarding Session & Closing PGTC 2025, di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu 17 September 2025, Institut Teknologi Bandung dinobatkan menjadi Juara 1 Energy Debate Championship. 

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa masa depan bangsa, termasuk masa depan energi Indonesia, berada di tangan generasi muda yang nantinya akan menjadi pemimpin.


“Kita semua sedang membangun masa depan, karena sejatinya masa depan bangsa, termasuk masa depan energi Indonesia, ada di tangan para talenta muda yang kelak akan memimpin perubahan,” kata Simon.

Energy Debate Championship PGTC merupakan salah satu kompetisi dari rangkaian kegiatan PGTC. Para pemenang kompetisi telah melewati tahapan yang ketat. 

Pada tahap awal, sebanyak 105 tim dari 105 kampus, di 27 provinsi di seluruh Indonesia, mengikuti  penyisihan online pada 27-19 Agustus 2025. Setelah seleksi, 16 besar melaju pada Final Nasional yang diadakan secara tatap muka pada 16 September 2025. 

Babak Grand Final pada Rabu, 17 September 2025, mempertemukan empat tim yang sangat dinamis dan bersemangat menjadi yang terbaik.  

Sebagai bentuk apresiasi, Pertamina memberikan hadiah berupa uang tunai dengan total ratusan juta rupiah, serta kesempatan bagi para juara untuk memperluas wawasan melalui program overseas benchmark ke Tsinghua University, China, yang seluruh biayanya ditanggung Pertamina.

Berikut daftar pemenang Energy Debate Championship PGTC 2025:

Juara 1 : Altruir Dhanesh Ravindra dan Mikaila Habsari Suwanda (Institut Teknologi Bandung)
Juara 2 : Nashwa Difa Putri Aprilia dan Septian Jonathan Ambanaga (Universitas Mulawarman)
Juara 3 : Evan Belsarun Haloho dan Naufal Abrar Abhista (Universitas Sriwijaya)
Juara 4 : Zahra Munadira dan Muhammad Nail Rifqillah (Universitas Hasanuddin)

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan bahwa PGTC merupakan wujud komitmen Pertamina untuk tidak hanya hadir sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai katalis dalam menyiapkan generasi muda Indonesia menghadapi transisi energi.

“Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan energi di masyarakat luas, sekaligus membentuk ekosistem talenta muda yang siap membawa dunia energi Indonesia ke kancah global,” tutur Arya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya