Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Tekno

Apple Bakal Produksi iPhone Lipat di Taiwan?

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 11:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple semakin serius dengan rencana menghadirkan iPhone lipat. 

Menurut laporan Nikkei pada Kamis, 18 September 2025, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu sudah memulai pembicaraan dengan sejumlah pemasok di Taiwan.

Diskusi ini bertujuan untuk menyiapkan produksi massal iPhone lipat di India, dengan target peluncuran pada tahun 2026. Apple disebut menargetkan produksi sekitar 95 juta ponsel dalam lini produknya tahun depan, naik lebih dari 10 persen dibanding tahun ini.


Sumber Nikkei menyebut, Apple yakin kehadiran iPhone lipat yang sudah lama dinantikan bisa menjadi kunci untuk mencapai target tersebut. 

Untuk mewujudkannya, Apple ingin memanfaatkan keahlian teknis dan ekosistem pemasok di Taiwan dengan membangun jalur produksi percontohan mini. Jalur ini akan digunakan untuk menguji peralatan serta menyempurnakan proses manufaktur sebelum dipindahkan ke India untuk produksi massal.

Para pemasok bahkan sudah meninjau lokasi potensial di sebuah kota di Taiwan utara untuk pembangunan jalur uji coba tersebut.

Sebelumnya, pada acara peluncuran tahunan awal September, Apple memperkenalkan jajaran iPhone terbaru, termasuk iPhone Air yang lebih ramping. Harga produk tetap dijaga stabil meski perusahaan masih terdampak tarif impor yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya