Berita

BNI gandeng KPK perkuat good corporate governance dan budaya antikorupsi. (Foto: Dokumentasi BNI)

Bisnis

BNI Gandeng KPK Perkuat Integritas dan Budaya Antikorupsi

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 19:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dan budaya antikorupsi dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan menggandeng KPK.

Keduanya menyelenggarakan compliance forum mengusung tema "Pengambilan Keputusan Berdasarkan Prinsip Business Judgement Rule Dalam Rangka Good Corporate Governance dan Anti Korupsi" melibatkan jajaran dewan komisaris, direksi, SEVP, hingga seluruh pegawai tersertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API).

"Melalui forum ini, kami ingin memperdalam pemahaman prinsip business judgement rule yang memberikan perlindungan hukum bagi pengambil keputusan sepanjang dilakukan dengan iktikad baik, kehati-hatian, dan untuk kepentingan terbaik perusahaan," ujar Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo di Jakarta, Rabu, 17 September 2025.


BNI konsisten menjalankan berbagai inisiatif penguatan budaya antikorupsi dan pengendalian gratifikasi. Upaya tersebut antara lain melalui program pembelajaran wajib bagi seluruh Hi-Movers, sosialisasi larangan gratifikasi, serta kerja sama dengan KPK, Kejaksaan, dan aparat penegak hukum melalui pelatihan antikorupsi di sektor perbankan.

Menurut Okki, penerapan GCG bukan hanya menjadi tanggung jawab manajemen, tetapi seluruh insan BNI termasuk anak perusahaan agar menumbuhkan ekosistem berintegritas kuat.

"Semoga forum ini memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi BNI, tetapi juga bagi bangsa dan negara," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya