Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago. (Foto: RMOL/Hanifatunnisa)

Politik

Dilantik jadi Menko Polkam, Harta Djamari Chaniago Rp3,7 Miliar pada 2002

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 18:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago punya harta Rp3,7 miliar pada 23 tahun yang lalu.

Penelusuran RMOL di website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 17 September 2025, Djamari Chaniago terakhir menyerahkan LHKPN ke KPK pada 2002 lalu saat menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI.

Pada LHKPN 2022 itu, harta kekayaan Djamari berupa tanah dan bangunan senilai Rp1.500.670.000 (Rp1,5 miliar), terdiri dari tanah dan bangunan seluas 2.785/414 meter persegi di Kabupaten Malang seharga Rp550 juta, serta tanah dan bangunan seluas 450/345 meter persegi di Kabupaten Bogor seharga Rp950,67 juta.


Selanjutnya, Djamari juga memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp850,5 juta, terdiri dari mobil Land Rover tahun 1988 hasil hibah seharga Rp50 juta, mobil KIA tahun 2002 hasil sendiri seharga Rp130 juta, mobil Mitsubishi tahun 1998 hasil sendiri seharga Rp125 juta, mobil BMW tahun 2001 hasil sendiri seharga Rp375 juta, motor Harley Davidson tahun 1999 hasil sendiri seharga Rp90 juta, dan motor Harley Davidson tahun 1999 hasil sendiri seharga Rp80,5 juta.

Djamari juga tercatat memiliki logam mulia, batu mulia, barang-barang seni, dan barang-barang antik senilai Rp234.266.000 yang berasal dari hasil sendiri sebesar Rp229.316.000 dan hasil hibah sebesar Rp4,95 juta.

Kemudian, Djamari juga punya harta pertanian senilai Rp43,81 juta, serta harta bergerak lainnya sebesar Rp44,8 juta.

Lalu, Djamari punya giro dan setara kas lainnya senilai Rp565.533.188 dan 46.689 Dolar Amerika Serikat (AS).

Pada 2002 itu, Djamari tidak memiliki utang. Sehingga total harta kekayaannya sebesar Rp3.239.579.188 dan 46.689 Dolar AS. Atau jika ditotal pada saat itu sebesar Rp3.706.469.188 (Rp3,7 miliar).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya