Berita

Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR, Taufik Basari. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Tap MPR Mendesak untuk Perbaiki Etika Bernegara dan Berbangsa

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketetapan (Tap) MPR RI penting dilakukan saat ini untuk memperbaiki etika dan moral dalam berbangsa dan bernegara.

Demikian dikatakan Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR, Taufik Basari alias Tobas dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 17 September 2025. 

Tobas mengatakan, ada tiga Tap MPR RI yang sangat relevan dengan keadaan saat ini. Pertama Tap MPR tentang KKN, kedua Tap MPR tentang Rekomendasi Pemerintahan, dan ketiga Tap MPR tentang Etika Kehidupan Berbangsa.


Ia mengajak semua elemen masyarakat bersama-sama mendiskusikan Tap MPR untuk mengingatkan pemerintah bahwa kekuasaan itu merupakan amanah rakyat yang harus dipegang dan dijalankan dengan baik.

"Kalau rakyat yang merasa bahwa amanahnya tidak dijalankan kan berarti ada masalah. Masalah yang utama adalah soal etika berbangsa,” kata Tobas.

Ia menambahkan bahwa soal etika ini telah termaktub dalam Tap MPR yang harus didiskusikan secara serius oleh pemerintah dan parlemen.




Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya