Berita

Ilustrasi

Bisnis

IHSG Tembus 8.000 Usai BI Pangkas Suku Bunga

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 15:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat menembus level psikologis 8.000 setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen.

Tak lama usai keputusan Gubernur BI Perry Warjiyo diumumkan, IHSG langsung terkerek naik 0,63 persen ke level 8.007,13 pada perdagangan Rabu, 17 September 2025. 

Nilai transaksi mencapai Rp13,32 triliun dengan 28,86 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,73 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun melesat hingga Rp14.524 triliun.


Mengutip data Refinitiv, hampir seluruh sektor berada di zona hijau. Saham teknologi memimpin penguatan dengan lonjakan 2,09 persen, disusul sektor kesehatan sebesar 1,57 persen.

Pengamat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menyebut langkah BI itu disambut positif oleh pasar. 

Menurutnya upaya BI dinilai sebagai sinyal kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi terutama di sektor riil. 

“Investor menilai BI percaya diri terhadap kondisi inflasi yang terjaga, sekaligus ingin mendorong pemulihan ekonomi dengan memberi ruang likuiditas lewat penurunan suku bunga," ujarnya kepada RMOL.

Reydi memperkirakan sentimen positif ini masih akan bertahan setidaknya hingga akhir pekan. 

“Terutama jika didukung inflow asing ke IHSG, karena penurunan suku bunga merupakan salah satu indikator makro yang dijadikan tolok ukur investor asing untuk mulai agresif masuk,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya