Berita

Wakapolri Dedi Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 17 September 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Wakapolri dan Kabareskrim Merapat ke Istana Jelang Pelantikan Menko Polkam

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Kepala Kepolisian Negara RI (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahar Diantono tampak mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 17 September 2025.

Kehadiran kedua perwira tinggi Polri berlangsung di tengah kabar pelantikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan RMOL, dua jenderal bintang tiga itu tiba secara bersamaan sekitar pukul 13.55 WIB, mengenakan seragam lengkap kebesaran Korps Bhayangkara. 


Kepada awak media, Komjen Dedi menolak menanggapi isu pelantikan hari ini. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya datang untuk menghadiri rapat internal bersama Presiden Prabowo.

“Rapat, rapat,” ujar Dedi singkat sambil berjalan menuju pintu masuk Istana.

Berbeda dengan Dedi, Komjen Syahar Diantono memilih tidak memberikan keterangan. Ia hanya melambaikan tangan ke arah kamera dan berlari kecil memasuki kompleks Istana.

Selain kedua pejabat tinggi Polri tersebut, beberapa tokoh lain juga telah lebih dulu hadir di Istana, antara lain Deputi LKPP Sarah Sadiqa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Direktur BGN Sonny Sanjaya.

Mendagri Tito membenarkan adanya pelantikan posisi Menko Polkam yang selama ini membawahi kementerian yang ia pimpin.

“Yang saya dengar ya Menko Polkam. Ya sebagai Mendagri kan saya di bawah koordinasi Menko Polkam,” ucap Tito.

Saat ditanya apakah sosok Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago yang akan dilantik menggantikan Budi Gunawan, Tito memilih tidak berkomentar lebih jauh.

“Saya enggak tahu,” kata Tito singkat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya