Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Sentil Direksi Bank Suka Main Golf dan Taruh Uang di Surat Utang

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 21:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan jajaran direksi perbankan agar tidak hanya bermain aman dengan menempatkan dana pada obligasi atau surat utang.

Hal tersebut dikatakan Purbaya setelah menggelontorkan dana jumbo Rp200 triliun ke sektor perbankan untuk meningkatkan kredit ke sektor riil.

Ia pun menyentil jajaran direksi bank pelat merah yang selama ini bersantai dan memilih jalan aman tanpa mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif.


“Pada dasarnya saya suruh mereka berpikir sendiri, mereka kan orang-orang pintar. Cuma selama ini malas karena bisa taruh di tempat yang aman, nggak usah ngapa-ngapain, dapat spread cukup untungnya gede. Jadi mereka setiap Sabtu-Minggu main golf kali,” kata Purbaya di Kantor Pusat DJP, pada Selasa, 16 September 2025.

Purbaya menekankan, dana Rp200 triliun tersebut dapat membuat likuiditas perbankan lebih longgar dan membuat bank lebih aktif mencari proyek pembiayaan yang aman sekaligus produktif.

Menurutnya, mekanisme pasar akan memaksa bank bersaing menyalurkan kredit sehingga pada akhirnya suku bunga pinjaman bisa turun.

“Sekarang dengan uang itu mereka berpikir. Dan harusnya market base ya. Mereka akan mencari proyek-proyek yang memberikan return paling tinggi dan yang paling aman dulu. Itu akan menimbulkan kompetensi di antara bank-bank tadi. Itu akan menekan suku bunga ke bawah pinjaman,” jelasnya.

Sebagai catatan, Menkeu sebelumnya telah melarang penggunaan dana penempatan pemerintah ini untuk pembelian SBN. Purbaya menegaskan, tujuan utama program adalah memacu penyaluran kredit agar kegiatan ekonomi bergerak cepat, sehingga mampu mengerek pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya