Berita

Massa aksi damai Garuda saat long march dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju ke Patung Kuda Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin 15 September 2025. (Foto: RMOL/ Achmad Satryo)

Nusantara

Massa Garuda Dukung Prabowo Jaga Stabilitas Politik-Ekonomi

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 18:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi damai yang dilakukan kelompok Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) menyampaikan dukungann kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi.

Koordinator aksi damai Garuda, Hermanto menyatakan, pihaknya menyerukan kolaborasi ke seluruh pihak dalam menghadapi situasi nasional yang penuh tantangan dan berbagai upaya yang cenderung memecah belah bangsa akhir-akhir ini.

"Gerakan Rakyat Untuk Damai (Garuda) malakukan aksi damai dengan menyerukan konsolidasi nasional, dengan tujuan mendukung Presiden Prabowo Soebianto dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," ujar Hermanto kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin 15 September 2025.


Hermanto menyatakan, Garuda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melalui aksi damai, dan doa bersama serta membaca deklarasi damai yang berisi komitmen bersama menolak anarkisme dan propaganda yang berbahaya bagi persatuan bangsa.

"Situasi belakangan ini menunjukkan adanya ancaman nyata dari framing dan propaganda Barat, yang berupaya memecah belah bangsa Indonesia dengan cara memprovokasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah," kata Hermanto.

Menurutnya, praktik-praktik propaganda tersebut bahkan berpotensi memicu gerakan anarkisme yang dapat mengganggu ketertiban, merusak tatanan sosial, dan menghambat pembangunan nasional. 

"Garuda menegaskan bahwa stabilitas nasional adalah fondasi utama bagi terciptanya iklim ekonomi yang kondusif," sambungnya. 

Oleh karena itu, Hermanto berharap konsolidasi seluruh komponen bangsa dapat dilakukan, karena sangat diperlukan agar dapat bersama-sama menolak segala bentuk anarkisme dan propaganda yang bersifat provokatif.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menyuarakan semangat persatuan, menjaga kerukunan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah demi kemajuan bangsa," demikian Hermanto.

Dalam aksi yang diselenggarakan hingga sore tadi, massa Garuda mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen pemuda untuk bersatu dan menolak segala bentuk upaya pemecah belah bangsa melalui poster-poster dan banner-banner yang mereka bawa.

"Bersama kita jaga Indonesia tetap damai, stabil, dan maju," begitu bunyi salah satu poster yang dibawa massa aksi yang diikuti oleh sekitar ratusan orang.




Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya