Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 September 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Baru Lewat Lima Program Unggulan

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lima program unggulan yang diyakini mampu menyerap jutaan tenaga kerja baru di berbagai sektor. 

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 September 2o25.

“Tadi dibahas langsung dengan Bapak Presiden paket penyerapan tenaga kerja dari program unggulan Bapak Presiden,” ujar Airlangga.


Program pertama adalah Koperasi Desa Merah Putih yang diproyeksikan menyerap tenaga kerja hingga satu juta orang. 

Saat ini, kata Airlangga, sudah terbentuk 80 ribu karyawan baru dengan proyeksi penyerapan 681 ribu tenaga kerja hingga Desember 2025.

Kedua, program Kampung Nelayan Merah Putih yang tahun ini menargetkan pembangunan 100 desa nelayan. 

“Diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang, 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” jelasnya.

Program ketiga adalah revitalisasi tambak di kawasan Pantura dengan luasan lahan 20 ribu hektare. Dari sektor ini, diperkirakan akan terbuka 168 ribu lapangan kerja baru.

Keempat, program modernisasi kapal nelayan melalui pengadaan 1.000 unit kapal berbagai ukuran. Airlangga menyebut program ini dapat menciptakan sekitar 200 ribu lapangan kerja baru. 

“Ada kapal 30 GT, 150 GT dan unitnya untuk KN Operasi Merah Putih 30 GT, 1.000 unit. 150 GT, 200 unit. 200 GT, 200 unit. 300 GT, 170 unit. 600 GT, 10 unit. 2.000 GT, 2 unit ,” paparnya.

Kelima, program perkebunan rakyat dengan skema penanaman kembali (replanting) seluas 870 ribu hektare yang digagas Kementerian Pertanian. 

“Diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta dengan komoditas prioritas seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala,” ungkap Airlangga.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya