Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Youtube Sekretariat Presiden RI)

Politik

Menkeu Dorong Pembentukan Tim Percepatan Program Prioritas Ekonomi

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Keuangan yang baru dilantik Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pembetukan tim khusus percepatan program prioritas ekonomi pemerintah dalam rapat bersama menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 September 2025. 

Dalam konferensi pers usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa tim tersebut akan dipimpin langsung oleh dirinya dan Menko Pangan Zulkifli Hasan dengan dukungan jajaran menteri terkait. 

"Menteri Keuangan juga mengusulkan ada tim akselerasi program prioritas yang nanti akan dipimpin oleh Menko Perekonomian dan Menko Pangan dengan Wakil Menteri Keuangan, Menteri Investasi, Kepala BKPM, dan Menteri Bappenas, yang beranggotakan seluruh menteri yang terkait dengan program,” ungkapnya. 


Sementara itu, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa tim ini akan fokus memantau jalannya program pembangunan ekonomi agar tidak mandek.

“Untuk tim percepatan program pembangunan ekonomi tadi, pada dasarnya kita akan monitor seluruh program utama pemerintah atau Pak Prabowo. Jadi ke depan harusnya nggak macet lagi, kalau ada yang macet kita akan percepat supaya jalan dengan baik,” kata Purbaya.

Selain memantau, tim percepatan ini juga akan menampung pengaduan dari pelaku usaha yang masih menghadapi hambatan dalam menjalankan bisnis di Indonesia.

“Kita juga akan menerima pengaduan dari pelaku bisnis. Siapapun yang punya bisnis dan merasakan ada gangguan di sistem perekonomian atau saat melakukan usaha, bisa melapor. Kita akan sidangkan di tim ini setiap satu minggu sekali,” jelasnya.

Menurut Purbaya, mekanisme kerja tim ini mirip dengan Kelompok Kerja IV (Pokja IV) Satuan Tugas Percepatan Investasi yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dengan tujuan menghilangkan hambatan signifikan di sektor swasta.

“Dengan adanya tim ini, seluruh hambatan di sektor swasta bisa kita hilangkan dengan signifikan, sehingga mesin pertumbuhan swasta juga bisa tumbuh dengan baik seiring dengan mesin pertumbuhan pemerintah,” tegasnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya