Berita

Jubir Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Indonesia Dukung Pengakuan 142 Negara PBB atas Palestina

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 14:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB baru-baru ini menunjukkan 142 negara memberikan pengakuan atas Palestina sebagai negara merdeka.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan bahwa posisi Indonesia ikut mendukung dan terus konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina di forum internasional. 

“Bagi Indonesia, pengakuan global sangat penting untuk memberikan Palestina posisi yang setara dalam proses perdamaian,” ujar Vahd dalam keterangannya, Senin, 15 September 2025. 


Ia menegaskan, Indonesia akan terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai negara serta organisasi internasional untuk menggalang dukungan atas status kenegaraan Palestina dan mendorong tercapainya gencatan senjata segera di Gaza.

“Misalnya, pada Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa OKI pada 25 Agustus 2025, Indonesia bersama negara-negara Islam lainnya menyatukan suara menolak keras rencana Israel melakukan pendudukan permanen dalam skala besar di Palestina dan aneksasi Gaza,” jelasnya.

Selain jalur diplomasi, Indonesia juga berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga Palestina. 

“Indonesia juga terus berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza, termasuk tawaran melakukan evakuasi bagi pasien yang memerlukan perawatan darurat sebagaimana diminta Dirjen WHO,” tambah Vahd.

Majelis Umum PBB pada Sabtu, 13 September 2025 mengesahkan sebuah resolusi penting yang memperkuat dukungan internasional terhadap solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina. 

Resolusi yang dikenal dengan nama Deklarasi New York itu menekankan perlunya gencatan senjata di Gaza, penghentian blokade, serta perlindungan warga sipil.

Meski tidak mengikat secara hukum, resolusi ini memiliki bobot politik besar karena memperlihatkan dukungan mayoritas dunia untuk kemerdekaan Palestina. Dari total 193 negara anggota PBB, sebanyak 142 negara mendukung, 10 menolak, dan sisanya abstain.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya