Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Asia Bervariasi - IHSG Rawan terkoreksi

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bervariasi di Senin pag, 15 September 2025. 

Investor saat ini tengah menantikan rilis serangkaian data ekonomi China, sambil terus mencermati hasil perundingan Amerika Serikat (AS) dan China di Spanyol.

Kedua negara itu  memulai pertemuan di Madrid pada Minggu 14 September 2025, untuk membahas isu-isu penting terkait keamanan nasional, ekonomi, dan perdagangan, termasuk tenggat divestasi aplikasi TikTok, serta tarif AS.


China akan merilis data penjualan ritel, investasi aset tetap, dan tingkat pengangguran perkotaan pada hari ini.

Indeks ASX 200, Australia, dibuka melemah 0,75 persen, kemudian berlanjut turun 0,5 persen atau 044,1 poin menjadi 8.820,8. 

Kospi, Korea Selatan  dibuka meningkat 0,67 persen ke rekor 3.420,23 kemudian berlanjut menguat 0,2 persen menjadi 3.402,31.  Kosdaq naik 0,4 persen.

Bursa saham Jepang dan Malaysia hari ini tutup karena hari libur nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berpeluang melanjutkan kenaikan ke kisaran 7.900, setelah mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan melonjak 1,37 persen ke level 7.854. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange melajju 1,16 persen ke 17,81 Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya