Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ashmore: Kekhawatiran Pasar Mereda usai Purbaya Dorong Pertumbuhan Domestik

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investor asing dinilai masih berhati-hati di tengah sentimen dalam negeri. 

Weekly Commentary  PT Ashmore Asset Management Indonesia mencatat peristiwa penting yang mempengaruhi pergerakan dana di pasar modal dalam dan luar negeri. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia Indonesia (BEI), aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 61,72 triliun sepanjang 2025. 


Pada periode 8-12 September 2025 saja, aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 6,59 triliun. Aksi jual saham oleh investor asing di tengah pasar yang bergejolak pekan ini.

Menurut Ashmore,  pergantian menteri keuangan sempat mendorong pasar saham melemah. Hal itu didorong aksi jual oleh investor domestik dan asing pada saham bank. Selain itu, imbal hasil obligasi naik terutama pada obligasi tenor jangka panjang.

Seiring berlalunya minggu pertama masa jabatan Menteri Keuangan baru, pasar mulai memperoleh kejelasan mengenai sikap dan arah Purbaya Yudhi Sadewa. Kekhawatiran utama telah dijawab, yaitu defisit fiskal akan tetap berada di bawah batas 3 persen. 

"Hal ini membantu mengembalikan kepercayaan pasar serta mendukung pemulihan pasar saham dan obligasi Indonesia pekan ini," ungkap Ashmore, dalam pernyataannya yang dikutip Senin 15 September 2025.

Ashmore menilai, langkah terbaru Purbaya bertujuan mendorong pertumbuhan domestik melalui peningkatan likuiditas sistem, dengan memindahkan Rp200 triliun dari kelebihan kas pemerintah ke sistem perbankan komersial (melalui bank-bank BUMN ) yang selanjutnya akan dilepaskan ke pasar. 

Langkah ini diharapkan secara bertahap mendukung pertumbuhan ekonomi melalui efek berganda sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

"Secara keseluruhan, investor asing masih bersikap relatif berhati-hati sambil mencerna kabar dari dalam negeri. Walau kebijakan besar kemungkinan tidak akan banyak berubah dalam jangka pendek, terdapat indikasi bahwa Menteri Keuangan baru memiliki kecenderungan pada belanja fiskal," papar Ashmore.

Dari sentimen eksternal, Ashmore memprediksi bahwa Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat (AS) akan memangkas suku bunga dalam pertemuan FOMC pada pekan depan. 

Hal ini di tengah rilis data inflasi utama dan inti tahunan AS sesuai harapan dan tetap tinggi. Di sisi lain, pasar tenaga kerja AS terus melemah terutama dengan revisi penurunan signifikan pada penciptaan lapangan kerja dari rilis data Nonfarm Payroll.

“Data klaim pengangguran awal untuk pekan ini juga melonjak ke level tertinggi sejak Oktober 2021 yang semakin menyoroti kelemahan di pasar tenaga kerja,” demikian seperti dikutip.

Adapun the Fed telah mengalihkan fokus dari inflasi ke pasar tenaga kerja.

Ashmore mengingatkan agar tetap hati-hati dan memilih saham berkualitas yang didukung oleh fundamental dan likuiditas yang kuat dalam kondisi ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya