Berita

Ilustrasi. (Foto: pid.kepri.polri.go.id)

Politik

Kinerja Polri Redam Demo dan Kerusuhan Tuai Apresiasi

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 07:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kinerja Polri dalam menangani situasi krisis termasuk demonstrasi dan kerusuhan terorganisir yang terjadi belakangan ini menuai apresiasi dari banyak kalangan.

Salah satunya, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar yang menilai Polri telah menunjukkan profesionalismenya dalam menangani kerusuhan.

"Kami mengapresiasi langkah cepat dan terukur Polri dalam menjaga stabilitas nasional karena mengelola situasi krisis bukanlah hal mudah dengan begitu banyak tekanan menerpa dan Kapolri berhasil mengatasinya," ujar Semar dalam pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Senin, 15 September 2025. 


"Pasca-demonstrasi dan amuk massa beberapa waktu lalu, kami melihat Polri sangat terbuka untuk evaluasi dan melakukan perbaikan internal secara menyeluruh," tambahnya. 

Lebih lanjut, Semar mengatakan peristiwa yang lalu semakin meneguhkan bahwa loyalitas Polri kepada Presiden tidak perlu diragukan.

"Dalam sejarah republik ini, Polri selalu setia kepada bangsa dan negara. Dukungan mereka terhadap Presiden Prabowo merupakan kelanjutan dari komitmen tersebut," jelasnya.

Ia justru menyoroti adanya kelompok atau individu yang mencoba mendiskreditkan Polri dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kami melihat upaya-upaya tersebut berasal dari kelompok berkepentingan secara politik kekuasaan yang tidak merepresentasikan murni aspirasi rakyat dan ini sudah cukup lama dilakukan, sehingga ketika ada momentum yang menguntungkan langsung dimanfaatkan kembali untuk mendiskreditkan Kapolri maupun Polri secara institusi. Masyarakat perlu waspada terhadap narasi yang bertujuan memecah belah," imbuhnya.

Semar mengajak  masyarakat dan seluruh anggota Polri untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar. 

"Mari kita bahu-membahu menuju Indonesia yang lebih baik dengan terus membangun soliditas dan memberikan dukungan penuh pada pemerintahan Presiden Prabowo," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya