Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Nilai Transaksi Harian BEI Sepekan Naik Jadi Rp19,42 Triliun

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 8-12 September 2025, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp19,42 triliun, melonjak 7,59 persen dibandingkan sepekan sebelumnya Rp18,05 triliun per hari.

Data perdagangan saham di BEI yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 15 September 2025, rata-rata volume transaksi harian selama periode tersebut merosot 9,88 persen menjadi 33,56 miliar saham, dari 37,24 miliar saham per hari pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir tercatat 2,04 juta kali atau menurun 1,92 persen dibandingkan sepekan sebelumnya sebanyak 2,08 juta kali transaksi per hari.


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat 12 September 2025 ditutup melemah terbatas 0,17 persen ke level 7.854 dari posisi 7.867 saat penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya.

Penurunan ini terjadi setelah pasar merespons pergantian Menteri Keuangan. 

Investor memandang perubahan kebijakan fiskal yang mungkin terjadi sebagai faktor ketidakpastian jangka pendek, sehingga sejumlah pelaku pasar mengambil posisi wait and see.Harga saham emitenAplikasi pajak digital

Kapitalisasi pasar juga terkoreksi 0,57 persen menjadi Rp14.130 triliun dari Rp14.211 triliun. 

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad,  menjelaskan tren kenaikan nilai transaksi harian di tengah tekanan IHSG akibat pergantian Menkeu menunjukkan daya tahan pasar modal Indonesia. 

“Sepanjang periode 8 sampai 12 September 2025, rata-rata nilai transaksi harian Bursa menunjukkan peningkatan yang positif. Hal ini memperlihatkan kepercayaan investor masih terjaga meskipun terjadi sedikit koreksi pada IHSG dan kapitalisasi pasar,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dikutip Senin 15 September 2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya