Berita

Ratusan siswa SD dan SMP di Kabupaten Pulau Morotai senam massal di halaman Museum Perang Dunia II dan Trikora Morotai, Maluku Utara. (Foto: Dokumentasi Patriot UI Morotai)

Nusantara

Patriot UI Morotai Luncurkan Goes to School SDM Unggul

Cetak Generasi Emas 2045
MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 23:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 500 siswa SD dan SMP dari seluruh Kabupaten Pulau Morotai melakukan senam massal di halaman Museum Perang Dunia II dan Trikora Morotai, Maluku Utara, Minggu 14 September 2025. 

Lokasi tersebut pernah menjadi basis strategis Operasi Mandala Pembebasan Irian Barat pada 1961.

Pemandangan anak-anak berseragam sekolah melakukan Senam Anak Indonesia Sehat dan Senam Tabola-bale di halaman museum menciptakan simbol kuat: lokasi yang dulu menjadi saksi perjuangan kini menjadi arena pembentukan karakter generasi penerus bangsa.


Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) Morotai, Rachma Fitriati mengatakan, kegiatan ini sarat makna. Visi besar gerakan ini adalah mencetak Generasi Emas Indonesia. 

Menurut Rachma, dengan menggabungkan pendidikan modern, kearifan lokal, dan nilai-nilai patriotisme, anak-anak Morotai diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Ini bukan sekadar senam biasa. Ini adalah simbolisasi kebangkitan semangat patriotisme di generasi muda Morotai," kata Rachma melalui keterangan elektroniknya.

Dengan visi jangka panjang untuk mencetak Generasi Indonesia Emas 2045, Rachma berharap program ini kelak akan menginspirasi anak-anak Morotai untuk merajut mimpi untuk dapat kuliah di Universitas Indonesia (UI) melalui Beasiswa Patriot dan Beasiswa 3T, bagi Bumi Morotai di ufuk Timur gerbang Pasifik.

Gerakan Goes to School SDM Unggul merupakan bagian dari Ekspedisi Patriot Transmigrasi UI 2025. Program ini tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air melalui slogan “Patriot Berkarya, Bangsa Berjaya, Merdeka”.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya