Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Kerja Positif Antar Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 20:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) dinobatkan menempati posisi nomor 1 pada Fortune Indonesia 100. Sebuah penghargaan bagi 100 perusahaan dengan kinerja keuangan terbaik. 

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengungkapkan, apresiasi ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam bekerja dan menghasilkan kinerja yang positif.

Sebagai perusahaan energi Tanah Air, lanjut Arya, Pertamina senantiasa berupaya mengedepankan nilai-nilai yang optimal untuk mencapai Asta Cita, di mana swasembada energi menjadi salah satu perhatian utamanya.


Selama paruh pertama tahun 2025, Pertamina mencatatkan kinerja operasional yang positif. Produksi minyak dan gas (migas) telah menembus angka 1 juta barel setara minyak (MBOEPD). Pertamina juga senantiasa memastikan ketersediaan energi hingga pelosok Nusantara. 

Selain itu, Pertamina berupaya mendorong perekonomian nasional, melalui kontribusinya pada penerimaan negara yang mencapai Rp 225,6 triliun. Sebagai kontributor terbesar, penerimaan negara ini berasal dari dividen, pajak, dan pendapatan bukan pajak.

"Kontribusi Pertamina untuk Indonesia merupakan wujud nyata dari komitmen untuk mendukung tercapainya swasembada energi sesuai Asta Cita Pemerintah Indonesia," kata Arya dalam keterangan tertulis, Sabtu 13 September 2025. 

FORTUNE Indonesia 100 merupakan apresiasi untuk 100 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan, dengan laporan keuangan yang telah diaudit. 

Berdasarkan situs Fortune Indonesia 100, Pertamina menduduki posisi nomor 1 dengan mencatatkan pendapatan tahun 2024 sebesar Rp1.200 triliun, tertinggi dibanding perusahaan lain. 

“Di Fortune Indonesia, kami telah menghadirkan daftar Fortune 100 selama empat tahun terakhir. Daftar ini telah menjadi tolok ukur pencapaian korporasi di negeri ini,” jelas COO IDN, William Utomo selaku penyelenggara Fortune Indonesia 100.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya