Berita

Tabung LPG pemicu ledakan di Jalan Talas 2 RT 003 RW 001 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Gegana Pastikan Sumber Ledakan di Tangsel Berasal dari Tabung Gas

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 21:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya telah melakukan penanganan pasca ledakan gas berukuran 12 kilogram yang terjadi di Jalan Talas 2 RT 003 RW 001 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat pagi, 12 September 2025.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari satu unit Jibom dan KBR yang dipimpin Kompol Nofriansyah, menunjukkan bahwa ledakan gas disebabkan oleh akumulasi gas berukuran 12 kilogram dalam ruangan tertutup yang terpicu percikan api. 

"Tim menemukan regulator gas dalam keadaan rusak dan dililit isolasi hitam, tabung gas 12 Kilogram dalam keadaan kosong, serta tuas kompor gas dalam posisi ON," kata Kompol Nofriansyah.


Tak hanya itu, Nofri juga memastikan adanya bekas efek api pada benda-benda yang mudah terbakar.

Dari hasil pemeriksaan, sambungnya, tidak ditemukan adanya residu bahan peledak di lokasi kejadian. 

Terpisah, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto menyampaikan apresiasinya atas kesigapan personel Gegana di lapangan. 

Henik mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas, memastikan instalasi aman, dan tidak melakukan perbaikan sendiri jika terjadi kerusakan.

"Segera hubungi teknisi resmi apabila menemukan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan bersama," pungkasnya.

Akibat kejadian itu, setidaknya ada 7 korban luka. Di mana dari 7 tersebut ada 3 korban yang sementara dirawat intensif di rumah sakit.

Selain korban luka, ledakan tersebut juga menyebabkan delapan rumah warga rusak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya