Berita

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Foto: RMOL/Ahamd Alfian)

Politik

Pertumbuhan 8 Persen Harus Sentuh Rakyat Kecil

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam 2–3 tahun ke depan memang terdengar menggiurkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis angka itu bukan sekadar mimpi, melainkan peluang nyata jika ditopang kebijakan fiskal yang tepat, arus investasi kuat, dan sinergi pemangku kepentingan.

Namun, di tengah euforia optimisme tersebut, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengingatkan agar pertumbuhan tinggi tidak hanya berhenti pada tabel makroekonomi.

“Rencana keren dari Menkeu baru kita,” tegasnya lewat akun X, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 12 September 2025.


Menurut Cak Imin, pertumbuhan 8 persen akan kehilangan makna bila tidak menyentuh kehidupan rakyat kecil. Ia menekankan bahwa APBN seharusnya menjadi alat distribusi keadilan, bukan hanya sekadar instrumen pertumbuhan angka.

"Yang penting, setiap rupiah yang dikeluarkan negara harus dipastikan untuk pengentasan kemiskinan, menghilangkan ketimpangan, dan mewujudkan pemberdayaan," sambung Ketua Umum PKB tersebut.

Pesan itu menjadi catatan penting di tengah semangat besar pemerintah mengejar status negara maju. Cak Imin seolah mengingatkan, sebesar apa pun pertumbuhan yang dicapai, barometer sejatinya adalah kesejahteraan rakyat banyak.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya